Tampilkan postingan dengan label Juara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Juara. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 November 2018

KARYA INOVASI PEMBELAJARAN (INOBEL) GURU

Gelaran Lomba Inovasi Pembelajaran 2018 oleh Direktorat Pembinaan Guru SMA/SMK telah usai. Kategori untuk Madya dan Utama mempertemukan guru-guru berprestasi di berbagai jenis kompetisi yang saling berkolaborasi


Beberapa naskah lainnya dapat diunduh dibagian bawah ini:
1. Pengembangan Dream Book Berbasis Song sebagai Media Pembelajaran Materi Expressing Intention karya Rustiani Widiasih dari SMAN 1 Badegan  Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur

Jenis penelitian yang digunakan Ibu Rustiani Widiasih ini yaitu Research and |Depelopment (R&D). Sebagai guru Bahasa Inggris terus berinovasi melakukan yang terbaik untuk pembelajarannya. Beliau pada inobel ini meraih Juara 3 untuk level Utama SMA.


Inovasi pembelajaran karya Bapak Budiyanto Soeryono diikut sertakan pada level utama. Fokus pada pengembangan media yang sesuai dengan jenis penelitian Research and Development (R&D). Pengembangan media dilakukan pada siswa kelas XII pada mata pelajaran Biologi.

3. Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas X IPS-4 SMAN 3 Palopo melalui Eksperimen Inovatif karya Mujahidin Agus dari SMAN 3 Palopo Provinsi Sulewesi Selatan.

Karya Bapak Mujahidin Agus merupakan karya berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Bereksperimen melalui pemanfaatan media sederahana untuk mengetahui salinitas (kadar garam) dan arus laut. Ini karya meraih juara 2 inobel untuk level utama SMA. Sebagai seorang guru geografi, maka penelitian banyak dilakukan dengan eksperimen. Beliau di tahun 2016 merupakan juara 1 guru berprestasi di tingkat nasional. Usaha ini membuahkan hasil meraih juara 2 untuk bidang SMAN.  Untuk melihat naskahnya dapat mengunjungi blog beliau di http://jidint.blogspot.com

Semoga contoh naskah ini bermanfaat dan menjadi inspirasi pada guru lain untuk belajar dari kompetisi kesharlindung. Dari sini, semua bisa belajar untuk menjadi yang terbaik dan berkolaborasi untuk memperbaiki kekurangan yang terjadi.

Teruslah berinovasi dalam pembelajaran. Semua bernilai ibadah karena untuk dilakukan secara tulus untuk kemajuan negeri Indonesia.

#Berbagiituseru!

Medan, 05-11-2018

Sabtu, 19 Oktober 2013

SULITNYA MEMBENTUK KARAKTER JUARA

Pencapaian komptensi siswa harus dicapai dengan berbagai strategi, model, metode dan teknik dalam pembelajaran. Kenyataanya banyak kendala yang dihadapi melihat karakteristik siswa yang beragam dari berbagai sisi seperti motivasi, minat, kemampuan awal, kecerdasan, kemampuan otak, latar belakang ekonomi, keluarga dan lain-lain.
Ketika siswa memulai pelajaran di kelas, maka berbagai karakterteristik bercampur saling bersaing untuk meraih juara secara pribadi dan secara umum. Juara pribadi merupakan juara yang diraih atas keberhasilannya menaklukan kelemahan pada dirinya sehingga menjadi keunggulan dan mencapai komptensi yang akan diraihnya sehingga menjadi juara pada dirinya sendiri. Ada juga menjadi juara secara umum artinya juara yang diberikan atas prestasinya dalam persaingan di kelas.
Untuk membentuk karakter juara, banyak harus dilakukan selain memotivasi dari dalam juga motivasi dari luar. Dari beberapa kisah yang pernah dibaca termasuk artikel yang diposting anggota guraru, bahwa pencapaian prestasi juara pada dirinya diraih karena pernyataan orang tuanya yang menyatakan bahwa "siswa, guru dan lain-lainnya semua mencintaimu, mengapa harus pindah ke sekolah lain, belum tentu guru dan siswa mencintaimu seperti yang ada di sekolah ini". Lebih dan kurangs seperti inilah kesimpulan dari artikel yang dibaca dan menjadi artikel yang inspiratif bagi kita semua. Karena sebelumnya siswa ini memiliki kelemahan dalam berfikir sehingga akan dipindahkan di sekolah lain bahkan di SLB.
Terjadi siswa tersebut menjadi juara atas dirinya bahwa lingkungan sekolahnya mendukung untuk menjadi juara dan menaklukan kelemahan pada dirinya. Selain menjadi juara pada dirinya juga menjadi juara atas prestasinya dibandingkan dengan siswa lainnya. Bagaimana menumbuhkan karakter juara tersebut.
IMG_20130902_090015
Ada beberapa artikel dan bahan diskusi dengan teman-teman, banyak yang dapat dilakukan untuk menjadi juara sebagai bahan kajian antara lain:
  • Menumbuhkan karakter olimpisme pada dirinya sehingga akan mudah menjadi jaura dalam kegiatan apapun termasuk dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukannya
  • Membentuk lingkungan juara dengan mengikut sertakan siswa pada segala kompetisi/lomba sesuai bakat dan minatnya
  • Melakukan pembentukan karakter dari luar dengan memutar video dan cerita-cerita inspiratif sehingga menumbuhkan semangat menjadi lebih baik dari kondisi saat ini
  • Pelatihan dan pembinaan dengan sistematis dan terencana dalam pencapaiannya sehingga akan tercapai juara akan diraihnya
Untuk melakukannya sangat sulit dirasakan sampai saat ini oleh beberapa guru termasuk saya, ternyata membentuk karakter juara tidak bisa secara sendirian, seperti halnya Timnas Sepak Bola Indonesia U-19 yang dapat meraih juara AFF-U19 dan juga lolos pada Final AFC-U19 di Myanmar 2013. Banyak kendala yang dihadapi seperti input, materi dan termasuk kelemahan pada diri guru yang juga tidak memiliki karakter juara. Untuk itu sebagai motivasi diri, maka guru harus memiliki karakter juara yang dapat menjadi contoh bagi siswa untuk meraihnya. Kalau guru saja tak memiliki karakter juara bagaimana dengan siswanya. Kisah-kisah dan peristiwa di atas menggambarkan bahwa perjuangan itu butuh PROSES untuk membentuk karakter juara. Selain itu juga MENCINTAI adalah hal yang fitrah dalam diri manusia untuk membentuk karakter juara sehingga mudah untuk mencapainya. Jadilah JUARA yang sebenarnya dengan mengalahkan DIRI SENDIRI.

Rabu, 24 Oktober 2012

Finalis FEKSI 2012 Si Andre Salmon Rivaldo Z SMAN 15 Medan


Setelah lebih dari tiga bulan menunggu, panitia Festival Ekonomi Kreatif Tk SMA dan Sederajat se-Indonesia (FEKSI) 2012, akhirnya menerima hasil keputusan dewan juri Lomba Menulis Artikel FEKSI. Dewan juri lomba artikel FEKSI 2012 yang terdiri dari W Kukuh Sanyoto (SPS Pusat),  Anna Amelia Agus (Akademisi FE UI), dan Gina S. Noer (Praktisi – Penulis), memutuskan 10 finalis –dari 98 peserta yang mengirimkan karya artikel– berikut berhak melaju ke Jakarta, mengikuti Grand Final FEKSI 2012.
Kesepuluh finalis itu adalah: 1. Danika Topiomas P dari SMAN 3 Teladan Jakarta dengan judul artikel “Super Junior dan Ekonomi Kreatif”; 2. Ani Retno Mulyowati dari SMAN 2 Surabaya (Musik Indonesia, Warisan Abadi Kebanggaan Indonesia); 3. Fitriyanda Salfamas dari SMA 9 Palembang (Songket, Sebuah Produk Dalam Negeri yang berpotensi Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi);  4. Siti Masruroh dari SMKN 2 Banjarmasin (Ekonomi Kreatif dan Bangga Produk Dalam Negeri); 5. Muhammad Urfan Taufik dari MA Ali Maksum Jogjakarta (Satu Lagi Dari Pesantren).
Selanjutnya di peringkat VI – X adalah: 6. Ambinari Rachmi Putri SMAN 13 Palembang (Menciptakan Generasi Tangguh Masa Depan dengan Pendidikan Kewirausahaan dan Pengenalan Ekonomi kreatif sejak Dini); 7. Moh. Hilal Imamuddin MA Ali Maksum Jogjakarta (Potensi Emas Di Balik Budaya Bangsa); 8. Andre Salmon Rivaldo Z SMAN 15 Medan (GeneraSI Muda ya Generasi Wirausaha); 9. Naura Dhia Fadyla SMAN 3 Teladan Jakarta (Ketimpangan Industri Kreatif antar Provinsi Di Indonesia); dan 10. Muhammad Faathir SMAN 2 Surabaya (Menjadi Socioprenur, Mengapa Tidak).
Panitia akan mengundang 10 finalis itu untuk hadir di Jakarta pada grand final FEKSI 2012 yang direncanakan akan berlangsung Jumat, 2 November 2012. Seluruh finalis GF Lomba Menulis Artikel FEKSI 2012, saat berada di Jakarta akan diminta untuk menyampaikan presentasi ringkas isi artikelnya, masing-masing 3 (tiga) menit di depan juri. Dewan Juri GF FEKSI 2012 (berbeda dengan Juri awal babak penyisihan lomba menulis artikel), akan menilai ulang 10 artikel yang sudah maju ke babak final ini, lalu ditambahkan dengan hasil presentasi, untuk memperoleh pemenang utama I – III. Pemenang I nasional Lomba Menulis Artikel FEKSI 2012 akan menerima trophy bergilir Menteri Perdagangan RI.
“Secara bertahap, Panitia akan mengirim undangan resmi kepada para finalis melalui sekolah masing-masing, sekaligus mengatur proses keberangkatan mereka menuju dan dari Jakarta,” ujar Asmono Wikan, Penanggungjawab nasional FEKSI 2012. Panitia hanya mengundang finalis saja tanpa guru pendamping. Meskipun demikian, sertifikat grand final lomba menulis artikel bagi guru pendamping, akan disampaikan melalui para finalis yang bertanding di Jakarta. Selamat kepada para finalis Lomba Menulis Artikel…! FEKSI 2012 diselenggarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan RI. ***

Sumber : http://feksi.wordpress.com/2012/10/17/inilah-finalis-lomba-menulis-feksi-2012/

Jumat, 19 Oktober 2012

MENJADI JUARA MENULIS ARTIKEL BLOGGER

Doc. Pribadi (Stadion USU, 18 Oktober 2012)

Pada kegiatan Gelar IPTEK Sumatera Utara Tahun 2012 yang didukung oleh Science For All tanggal 16-18 Oktober 2012 terdapat stand pameran dari komunias blogger sumut. Wau, hari pertama mereka belum ada pengumuman lomba tersebut, namun ketika hari kedua saat mengunjungi stand mereka karena ada yang mau dikonsultasikan, terbaca di tampilan layar laptop yang ada di stand tertulis lomba artikel minimal 400 kata tentang Angan-angan IPTEK Sumatera Utara. 

Walau menarik namun kurang peduli sedikit karena ada yang harus saya konsultasikan sama mereka karena ada masalah sama blog saya. Karena laptop ini tidak ada baterainya, maka meminta arus listrik untuk laptop ini. Ini dilakukan karena mau membuka file bahan cara membuat roket air yang saya minta dari Pak Haji begitu panggilannya (Drs. Adlin/Guru SMP Harapan 2 dan SMA Harapan 1 Medan) karena beliau guru fisika dan berjumpa pada workshop guru science. Namun filenya tak bisa di buka di flashdisk yang akan dipindahkan. Siswa-siswa (denis, bella, afif, dian, rere) banyak bertanya tentang lomba tersebut, dan terdengar menarik juga ni. he.he

Selanjutnya sampai dirumah tidak jadi mengerjakan karena tertidur, dan pagi harinya dikerjakan dan melihat link-link yang harus dibuat serta syarat-syaratnya dari file PPt nya diberikan saat mengujungi stand mereka. Melihat pesertanya baru 1 (denis/siswa SMA Negeri 15 Medan) dan waktunya terbatas sampai jam 10 maka peluang untuk menang besar juga walau lawannya siswa didik sendiri dan hadianya juga tak begitu besar.

Ketika menulis, ketik dengan kata-kata yang masih acak-acak dan judulnya berganti untuk menyesuaikan, maka setelah diketik di upload ke blog. Menglink kan lagi ke http://bloggersumut.net jika ada kata Sumatera Utara dan http://www.teknonesia.com jika ada kata teknologi. Lihat jam sudah tak terkejar lagi ni, yakin terlambat datang padahal janji sama siswa datang cepat sebelum jam 7. Megajar tidak masuk di SMA Harapan 1 Medan di kelas X demi mengerjai lomba dan mendampingi siswa. Istri menyuruh sarapan padahal artikel belum siap. Terasa tertekan kali dan begitu sempit waktu ini untuk menulis artikel. Padahal sedikit kata yang dibutuhkan dan hanya 400 kata atau sekitar 1 lembar. 

Ketika sampai di Stadion USU berjumpa sama siswa bahwa pesertanya masih 2 dan kemungkinan yang juara adalah Denis. Kenapa demikian saya sampaikan kepada denis dan siswa lainnya, melihat tulisannya menarik dilhat dari judulnya. Saya yakin denis yang menang dibandingkan dengan artikel saya yang sedikit tidak nyambung dan berbelit-belit. Hal ini terjadi karena yang penting berpartisipasi. 

Ketika penutupan kegiatan, saya bersama afif setia menunggu pengumuman juara karena akan diumumkan pada penutupan. Tapi ketika panitia dan dewan juri mengumumkan hanya untuk kegiatan inovasi IPTEK dan lomba roket air saja, maka heran saya kenapa belum diumumkan juga. Ketika mau bertanya ke penyelenggara artikel segan. Saat Afif bertanya, kenapa tak ditanya langsung aja pak ke mereka, siapa yang juara, dan saya katakan itu etika, jadi tak boleh bertanya. Sampai hampir selesai acara penutupan saya dan afif pulang melintas di depan stan dan pura-pura tidak melihat. Karena saya yakin Denis yang juara dan mendapatkan kaos dan domain gratis dari mereka. Tapi ya udahlah. Belum rezeki, kalaupun juara kan mereka akan beri tahu ke sekolah atau kekami. He.he (mengharap juara).

Ketika di saat malam karena terlelap tidur, saya buka hp dan berisi sms berasal dari nomor denis (isi sms: seh, ayah sofyan menang:D). Penasaran dengan hasil itu, saya buka laptop, hidupkan modem dan lihat di blog, email, twitter, ternyata menang. Alhamdulillah dan tapi sembari berfikir kenapa bukan denis yang menang ya. Di twitter mereka minta email dan saya balas isi twitternya dengan mengetik email dan nomor HP.

Tapi apa ya sebenarnya hadianya karena saya mimpi hadianya printer. Tapi dengar kata denis disiang bahwa hadianya baju, tapi lumayanlah ini pertanda baik bagi saya dan yang lainnya. Semoga bermanfaat dan semakin amanah. Terima kasih kepada panitia komuniat blogger dan teknonesia. Amin.