Tampilkan postingan dengan label KIR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KIR. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 September 2018

PENELITI MUDA & 16 KIR SE INDONESIA

Sumber: Mer-C Publishing
Apeksi (Alat Pendeteksi Sapi Birahi) karya I Dewa Gede Wicaksana Prabaswara dkk dari SMAN Bali Mandara ditetapkan oleh Juri OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) Bidang Sain dan Teknologi meraih medali emas pada Tahun 2017. 

Beberapa siswa lainnya juga meraih medali emas, perak, perunggu dan penghargaan khusus karena penelitiannya begitu inovatif, kreatif dan mempunyai potensi untuk dikembangkan serta bermanfaat bagi orang lain. Mereka merupakan finalis peneliti-peneliti muda yang berkumpul untuk berkompetisi dengan tim sekolah lainnya meraih prestasi. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan SMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayan RI pada 9-14 Oktober 2017 di Kota Malang. Acara ini diselenggarakan setiap tahunnya untuk mewadai invator, kreator dan peneliti muda untuk menyampaikan ide dan gaasannya untuk dipublikasikan. Disinilah jagoan peneliti muda dari berbagai sekolah se Indonesia dari hasil proses yang dijalaninnya. Maka tema selalu diangkat yaitu #menelitiituseru

Proses menjadi finalis begitu panjang dan terjal perjalanan yang dilalui mereka. Bersama guru pembimbing berjibaku siang dan malam, tak kenal waktu dan keluar masuk laboratorium, perpustakaan, ke lapangan dan sebagainya. Perjungan itu juga dirasakan siswa lainnya jika ingin berkompetisi di tingkat nasional bahkan internasional untuk bidang olimpiade sains atapun olahraga.

Untuk olimpiade sains yang diikuti siswa yaitu OSN (Olimpiade Sains Nasional). Bagi yang memiliki bakat olahraga maka dapat mengikuti O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional). Siswa yang memiliki bakat dibidang seni maka akan dapat meraih prestasinya dibidang FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional). Berbagai lomba lainnya juga bisa dikuti siswa lainnya di bakat dan minat lainnya seperti LDBI dan lain-lain. Kompetisi ini diperuntukan bagi siswa-siswa yang mengikuti proses perjuangan untuk meraih prestasi. 

Peneliti muda yang dilahirkan dari proses pembinaan di sekolah ini dapat berkompetisi selain di OPSI juga dapat mengikuti kompetisi sejenis di LKIR, Penelitian Belia, Pesta Sains, NYIA dan sebagainya. Melahirkan peneliti muda tidaklah muda. Peran pembimbing, siswa, orangtua, sekolah, mitra sangat penting untuk melahirkan karya penelitian yang diakui untuk memecahkan masalah yang dihadapinya. Ide yang muncul dari peneliti muda sebagai hasil pemkiran dari permasalahan yang dihadapinya. Sehingga berusaha untuk memecahkan masalahnya secara lokal ataupun global. 

Peneliti muda ini lahir dari pembimbingan secara konsisten di Ekstrakurikuler KIR (Kelompok Ilmiah Remaja) di sekolah/madrasah. Di Indonesia tidak semua sekolah memiliki Ekstrakurikuler KIR karena berbagai faktor. Sekolah pada umumnya hanya memiliki OSIS, Pramuka, Paskibraka. Bahkan KIR ini tidak banyak diketahui oleh siswa bahkan guru-guru karena dianggap sulit untuk mengimplementasikannya. Dengan demikian KIR membutuhkan proses untuk didirikan dan pembinaan secara berkelanjutan. Mendapatkan informasi tentang KIR sebagai ekstrakurikuler sangatlah sulit dibandingkan informasi tentang Pramuka dan Olimpiade Sains.

Untuk itulah diterbitkannya buku Ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) oleh Mer-C Publishing Jakarta. Buku dapat diperoleh guru, siswa atau kepala sekolah dengan menghubungi langsung pihak penerbit atau melalui Sofyanto (No. WA: 085763642244) sebagai penulis buku ini.  

Buku ini berisi tentang LIPI dan KIR sebagai bagian tak terpisahkan dari proses perjalanan sejarah perkembangan Kelompok Ilmiah Remaja di Indonesia. Beberapa perkemahan dan perlombaan tentang KTI, KIR di Indonesia juga disajikan sebagai informasi bahwa KIR itu bukan saja bicara penelitian, namun ada sisi kolaborasi, pendidikan dan keseruan. Bagi sekolah yang belum dan ingin membentuk KIR di sekolah juga disajikan bahkan dilampirkan proposal pembentukannya. Bersama KIR sebagai bagian dari buku ini menyajikan manfaat yang dirasakan siswa, guru, sekolah setelah menjalani, mengikuti dan berkegiatan di ekstrakurikuler KIR. Pada bagian akhir disajikan pula tentan 16 profil KIR se Indonesia dari Aceh, Sumatera Utara, Jawa, Kalimantan, Bali dan sebagainya. Dari ekstrakurikuler ini akan dapat inspirasi bagaimana melahirkan peneliti muda yang andal, kreatif, cerdas, inovatid dan bermanfaat bagi yang lain.

Lahirnya peneliti muda berawal dari Ekstrakurikuler KIR karena melakukan penelitian itu seru. Kapan mau bergabung atau mendirikan esktrakurikuler KIR? Baca buku Ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) maka inspirasi muda akan terus lahir sebagai generasi penerus bangsa Indonesia.

Jumat, 18 April 2014

Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) XIII Tahun 2014


Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Wakatobi akan menyelenggarakan PIRN XIII Tahun 2014 di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, tanggal 7 - 14 September 2014 dan akan diikuti oleh 450 peserta. Kegiatan ini berupa pemberian materi metodologi penelitian dalam kelas di Bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK), dan Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT). 

Selain itu, akan dilakukan pelatihan penelitian di lapangan dan pembimbingan untuk menulis karya tulis ilmiah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan kemampuan remaja di bidang ilmu pengetahuan dan penelitian serta membimbing remaja melaksanakan penelitian ilmiah yang terkait dengan lingkungan sekitarnya. Di PIRN ini juga akan diselenggarakan kegiatan workshop guru bagi guru pembimbing. Setiap sekolah dapat mengikutsertakan 3 (tiga) orang siswa dan 1 (satu) orang guru pembimbing sebagai peserta.

Selama penyelenggaraan, panitia menanggung akomodasi dan konsumsi. Biaya transportasi peserta dari tempat asal – Wakatobi (pulang – pergi) ditanggung oleh peserta.

Pendaftaran peserta mulai tanggal 21 April – 8 Agustus 2014 dengan mengisi dan mengirimkan formulir pendaftaran melalui email ke: pirn@mail.lipi.go.id (cc: trib002@lipi.go.id serta nugr006@lipi.go.id) dan atau fax. 021-5251834. Informasi dan formulir pendaftaran dapat diunduh di  KLIK DISINI

 Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Panitia Pelaksana, Telp. 021-5225711 pes. 1273, 1274, dan 1276 serta HP 08129438366 (Tri Budi).

Sumber : http://u.lipi.go.id/1397724354

Sabtu, 09 November 2013

MUSTIKA ROHANA NUZULSARI dari SISWA SMA NEGERI 15 MEDAN SEBAGAI FINALIS LOMBA ARTIKEL FEKSI 2013

Suara handphone berbunyi dan dilihat dilayarnya, dengan nama PMustika menghubungi saya pada pukul 20.08 WIB. Dengan nada suara kecilnya, menyampaikan kabar bahwa dirinya di hubungi panitia Lomba Artikel FEKSI 2013, bahwa dirinya harus berangkat ke Jakarta pada hari senin, 11 November 2013 untuk presentasi artikel yang dibuatnya. MUSTIKA ROHANA NUZULSARI siswa kelas X-7 SMA Negeri 15 Medan, berhasil bersaing dengan 274 naskah artikel yang dikirim pesertanya di seluruh Indonesia.


Kegiatan lomba artikel ini atas kerjasama antara SPS dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang berlangsung sudah lama bersamaan dengan lomba debat antar SMA/K/MA di seluruh regional yang ada. Panggilan Mustika Rohana Nuzulsari ialah TIKA, akan berangkat pada hari senin setelah subuh bersama guru dan siswa SMA Negeri 3 Medan yang berhasil menjuarai lomba debatnya. 

Lebih detail peserta dinalis Lomba artikel Feksi 2013 dapat dilihat dibawah ini.

NAMA PESERTA ASAL SEKOLAH JUDUL ARTIKEL
Patricia Laras Citra Adiwijaya SMAN 2 Surabaya Potensi Fesyen Indonesia Untuk Kiblat Dunia
Syaskiah Rizky Hernanda SMAN 2 Surabaya Bangga Produk Indonesia atau Merk Indonesia
One Media Hapinesa SMAN 2 Surabaya Ekonomi Kreatif dalam Pemberdayaan Anak Jalanan dan Gelandangan Pengemis
Teguh Andi Raharjo SMAN 2 Surabaya Musisi Jalanan untuk Industri Musik Indonesa
Muhamad Nizar Rahman SMAN 1 Yogjakarta Kreatif Dalam Permainan Interaktif
Liza Setya Eka Hasul SMAN 15 Surabaya Entrepreneur itu Kreatif
Raras Diva Pradipta SMAN 2 Sumatera Selatan Indonesia Butuh Aksi Realistis, Bukan Omongan Dramatis
Marcia Ersalina SMAN 2 Surabaya Festival Seni Sebagai Pendorong Perekonomian
Kadek Hendra Darmawan SMAN 4 Denpasar Endek Bali, Sebagai Produk Berbasis Budaya Lokal dalam Meningkatkan Potensi Industri Ekonomi Kreatif
Mustika Rohana Nuzulsari SMAN 15 Medan Perpaduan Jengkol dan Batik Sebagai Produk Keunggulan Indonesia


Semoga duta SMA Negeri 15 Medan dan Sumatera Utara ini berhasil menjadi Juara dan membawa Tropy dari Menteri Perdagangan Republik Indonesia. 

Semoga pembinaan siswa terus berlangsung sehingga generasi selanjutnya menjadi lebih baik.

MOTTO KIR SMA NEGERI 15 MEDAN

BERKOMPETISI DI DALAM BIASA. BERKOMPETISI DI LUAR? LUAR BIASA!
Cerdas, Kreatif, Inovatif (•̯͡⌣•̯͡)

Sumber : http://feksi.wordpress.com/

Jumat, 20 September 2013

MARAH, MAAF DAN MIMPI



Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) melakukan kegiatan rutin setiap hari jum'at pada jam 14.00 s.d 17.00 WIB setiap minggunya. Namun beberapa siswa yang diajak masuk mengatakan bahwa hari ini tidak ada kegiatan KIR yang disampaikan pada saya, dan yang menyampaikan ialah anggota KIR yang saat ini juga berada di kelas XI dan anak guru di sekolah tersebut. Rasa heran muncul, kenapa hari libur??? padahal hari ini kan siswa tidak ada jadwal renang dari guru olah raga. Selain itu ketuanya masih ada di area belakang sekolah setelah melakukan kebaktian.

Semakin bingung rasanya kenapa hari ini libur, padahal beberapa siswa akan mengikuti kegiatan rutin yang sebelumnya tak pernah diikutinya. Sebelum shalat jum'at maka sms kebeberapa anggota yang juga sebagai pengurus inti dan mereka ada jadwal pertemuan untuk latihan debat yang akan diselenggarakan pada hari selasa, 24 September 2013. 

Setelah shalat jum'at selesai, melihat beberapa siswa selesai kegiatan di Mushalla setelah melakukan kegiatan keputrian dan beberapa siswa pulang dan ada siswa berjumpa yang ingin mengikuti pertemuan hari ini. Inisiatif pun melihat beberapa anggota sedang duduk di kelas sembari mengatakan bahwa hari ini tak latihan kan Pak?

Wui, pertanyaan ini muncul dan emosi memulai memuncak karena ketua memutuskan bahwa hari ini tak latihan. Tapi sebagai pembina harus menahan emosi dan menyapaikan bahwa hari ini latihan dan kerja kelompok akan diajarkan sama kak irma dan nurul. Setelah itu keluar dari kelas melangkah dan menghubungi pengurus lain, kenapa hari ini tak ada latihan? dan mereka pun merasa heran kenapa hari ini tak latihan padahal mereka sebagai pengurus tak tahu informasi itu. Emosi memuncak dan kemarahan berlanjut, sambil menahan emosi tinggi menghubungi agar mereka tetap melatih adik-adiknya yang lagi berkumpul di kelas yang biasanya untuk kegiatan. 

Saat itu, menghubungi pengurus yang sedang berada di kelas lain dan sembari berjalan menuju kelas pertemuan dan sembari berbincang meminta keterangan, mengapa hari ini tak ada pertemuan. 

N dan I yang saat itu mengerjakan tugas fisika sembari bercerita bahwa ingin difensasi untuk mengerjakan tugas fisika di power point dan saya sarankan untuk bertanya langsung dan kebetulan guru itu datang untuk persiapan rapat komite yang saat itu akan berlangsung bersama orang tua. 

Di depan salah satu ruang laboran, maka saya hubungi ketua inisial A, dan langsung dimana posisi sekarang? dan dijawabnya bahwa saat ini sedang dirumah. Ada kegiatan apa lanjut pertanyaan itu? kemudian dijawabnya bahwa tidak ada apa-apa. Mengapa kegiatan di liburkan, kan ada pengurus lain yang mengisi kegiatan tersebut? Mengapa ambil kebijakan sendiri kan pengurus bukan cuma 1 orang? Mengapa tak ditanya dulu sama saya kan saya bisa mengisi kegiatan tersebut? Siapa yang menyebarkan sms gar hari ini libur? dan berbagai pertanyaan terus mengalir dengan cepat sampai A tidak bisa menjawab dan terdiam karena MARAH oleh pembina memuncak di HP dengan layar yang pecah. Heran melihatnya karena baru 2 minggu dilantik, malah bikin ulah. Marah........... dan terus marah.

Saat di ruang pertemuan, memberikan isian formulir dan persyaratan dan tahapan lomba serta bertanya bagaimana persiapan lombanya? Apakah sudah dikumpulkan bahanya dan dimana si R? Mau lomba atau tidak. isi formulir ini dan pertanyaan selanjutnya, mengapa tulisannya gunakan pulpen warna biru. Marah lagi-marah lagi

Setelah kegiatan lain berlalu di sekolah, beranjak pulang karena sudah sore, bertemulah dengan R yang merupakan pengurus juga. R juga adalah tim debat yang tidak datang pada jam 2, padahal disampaikan teman 1 timnya akan datang jam 2 dan berangkat ke gramedia dan pulang langsung ke sekolah untuk latihan debat. Saat baru keluar pintu gerbang, nampak R sedang duduk dengan teman-temannya? Pertanyaan muncul dengan rasa marah, di atas motor, di depan pintu gerbang dan dipinggir jalan. Mengapa tak datang latihan? Kan bisa lain hari membeli alat-alatnya? Kenapa belum latihan? Apakah bahan sudah dikumpulkan?

Heran-heran....
Mengapa terus marah, apakah karena mereka tidak bisa memuaskan hati ini untuk membangun ekskul ini berprestasi atau karena mereka terlalu sepele atau masih sibuk dengan tugas-tugas sekolahnya yang menumpuk? Padahal banyak peluang untuk menang beberapa lomba, bergengsi, gratis ke jakarta kalau menang dan besar pula hadinya. Tapi itulah siswa yang masih butuh bimbingan, mereka itu masih labil dan masih ingin banyak bermain dengan teman-temannya.

Maafkan ayahmu ini, begitu panggilan mereka. Karena saya ingin mereka berhasil dan prestasi dan menunjukan bahwa mereka bisa bersaing dengan yang lain

ITULAH MIMPIKU !
BUKTIKAN............
KAPAN LAGI ....

Minggu, 26 Mei 2013

Lomba Karya Tulis Ilmiah Bidang Peternakan dan Pertanian FPP Universitas Diponegoro Semarang




PERSYARATAN DAN PETUNJUK PENULISAN
LKTI merupakan lomba karya tulis ilmiah berskala nasional yang ditujukan untuk pelajar SMA/ SMK se-Indonesia. Program kerja ini merupakan program kerja terbesar dari bidang Edukasi yang juga diikut sertakan dalam rangkaian Festival Agriculture. LKTI tahun ini mengambil tema“Pemberdayaan Potensi Lokal Dalam Rangka Mendukung Kemandirian Pangan BerbasisPeternakan dan Pertanian.”. LKTI ini bertujuan untuk memperkenalkan dunia peternakan dan pertanian kepada para siswa SMA/ SMK sehingga mereka tertarik untuk memajukan peternakan dan pertanian Indonesia.
Waktu pelaksanaan: 9,10,11 Oktober 2013
A. Ketentuan Administratif
1.      Peserta harus terdaftar sebagai siswa aktif SMA dan SMK atau sederajat baik negeri maupun swasta (ditandai dengan foto kopi kartu tanda pelajar serta surat keterangan dari kepala sekolah yang menandakan bahwa peserta masih terdaftar aktif dalam kegiatan belajar mengajar).
2.      Peserta dapat perorangan ataupun kelompok (maksimal 3 orang).
3.      Penulis wajib melampirkan pas foto ukuran 3x4 sebanyak lima lembar, biodata diri (CV), identitas sekolah dengan nomor telepon yang dapat dihubungi
4.      Karya tulis yang dikirimkan selain dikiriman melalui pos, wajib dikirimkan juga melalui email lktifpp_undip@yahoo.com Panitia Lomba Karya Tulis Ilmiah Himpunan Mahasiswa S1 Peternakan Fakultas Peternakan danPertanian, UNDIP.
5.      Hanya diperkenankan mengirimkan sebanyak-banyaknya 2 (dua) karya tulis ilmiah, satu sebagai ketua, satu sebagai anggota, atau kedua-duanyasebagai anggota kelompok.
6.      Setiap kelompok hanya boleh didampingi oleh satu guru pendamping.
7.      Membayar uang pendaftaran sebesar Rp. 200.000,00 melalui rekening Bank Mandiri KCP Semarang Universitas Diponegoro dengan nomor rekening 900-00-0171735-5 atas nama MUHAMMAD YUNUS atau melalui rekening BRI cabang Girimarto Wonogiri dengan nomor rekening 6945-01-000122-50-3 atas nama MITAQUL ZAITUN NISAH.
8.      Menyertakan bukti transfer pembayaran dari Bank Mandiri KCP Semarang Universitas Diponegoro pada saat mengirimkan karya ilmiahnya.
9.      Melampirkan formulir pendaftaran yang dapat di download Disini
10. Karya tulis diterima panitia paling lambat 24 Agustus 2013 (cap pos) dan dikirim ke: Panitia LKTI Himpunan Mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Jln. Drh. Suyono Kusumowardojo, Tembalang, Semarang, 50275.
11. Pengumuman sepuluh finalis dapat diakses melalui website peternakan www.fp.undip.ac.id pada tanggal 9 September 2013 dan di Blog LKTI lktifppundip.blogspot.com serta para finalis akan dihubungi oleh panitia.
12. Sepuluh finalis harus mempresentasikan karya tulisnya dengan power point dihadapan dewan juri dan audien umum pada saat babak final yaitu pada tanggal 10 Oktober 2013.
13. Sepuluh finalis harus mempresentasikan karya tulisnya dengan power point dihadapan dewan juri dan audien umum pada saat babak final yaitu pada tanggal 10 Oktober 2013.
14. Keputusan dewan juri mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
B. Sifat dan Isi Karya Tulis Ilmiah

Sifat dan isi tulisan harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

1.      Kreatif dan Objektif
a.      Tulisan berisi gagasan kreatif yang menawarkan solusi suatu permasalahan yang berkembang di masyarakat.
b.      Tulisan tidak bersifat emosional atau tidak subjektif.
c.       Tulisan didukung data dan/atau informasi terpercaya.
d.      Bersifat asli (bukan karya jiplakan) dan menjauhi duplikasi.
2.      Logis dan Sistematis
a.      Tiap langkah penulisan dirancang secara sistematis dan runtut
b.      Pada dasarnya karya tulis ilmiah memuat unsur-unsur identifikasi masalah, analisis-sintesis,
3.      kesimpulan dan sedapat mungkin memuat saran-saran.
4.      Isi tulisan berdasarkan tela'ah pustaka
5.      Materi Karya Tulis
6.      Materi yang ditulis harus sesuai dengan tema karya tulis yang diplih

C. Sistematika Penulisan

1. Bagian Awal
- Halaman Judul
- Lembar Pengesahan (oleh guru pembimbing dan kepala sekolah)
- Kata Pengantar
- Daftar Isi
- Daftar Ilustrasi
- Daftar Tabel
- Daftar Lampiran
2. Bagian Inti
- Pendahuluan (berisi latar belakang masalah, tujuan dan manfaat)
- Tinjauan Pustaka
- Materi dan Metode
- Pembahasan/ Isi (berisi penjabaran/ pembahasan karya tulis)
- Kesimpulan dan Saran
3. Bagian Akhir
- Daftar Pustaka
- Lampiran (berisi dokumentasi kegiatan, data-data yang mendukung karya tulis)
- Daftar riwayat hidup (CV)

D. Petunjuk Penulisan 
·         Tema : "Pemberdayaan Potensi Lokal dalam Rangka Mendukung Kemandirian Pangan Berbasis Peternakan dan Pertanian
·         Warna Cover Karya Tulis Ilmiah sesuai dengan sub tema"Komoditas Hasil Olahan dan Limbah" yang diambil.
Sapi Potong    : Warna cover Coklat Tua
Jagung           : Warna cover kuning
Sapi Perah      : Warna cover Coklat Muda
Padi               : Warna cover Hijau Tua
Kambing         : Warna cover Merah
Singkong        : Warna cover Hijau Muda
Domba           :  Warna cover Merah Muda
Kedelai          : Warna cover Ungu
Unggas          : Warna cover Orange
Kelapa Sawit  : Warna cover Biru

·         Naskah diketik 2 (dua) spasi pada kertas berukuran A4 dengan font 12, Times New Roman, jarak pengetikan 4 cm dari samping kiri, 3 cm dari samping kanan, 4 cm dari batas atas, dan 3 cm dari batas bawah.
·         Judul karya tulis diketik menggunakan huruf besar (kapital) dengan font style bold (cetak tebal) dengan posisi di tengah tanpa digaris bawahi.
·         Penomoran karya tulis terletak pada kanan atas dengan menggunakan angka numerial, Times New Roman.

E. Hadiah
·         Juara 1:Trophy , uang sebesar Rp. 6.000.000,00, Piagam Penghargaan, dan souvenir.
·         Juara 2: Trophy , uang sebesar Rp. 4.000.000,00, Piagam Penghargaan, dan souvenir.
·         Juara 3: Trophy , uang sebesar Rp. 2.000.000,00, Piagam Penghargaan, dan souvenir. 
10 finalis mendapatkan 
Piagam Penghargaan, Souvernir, Setiap satu pendamping finalis akan mendapatkan sertifikat dari panita.

Fasilitas Bagi 10 Finalis
Sepuluh finalis berhak mendapatkan fasilitas penginapan dan transportasi.

Minggu, 31 Maret 2013

SMA Negeri 15 Medan Juara III Lomba Cerdas Cermat BMKG Wilayah I Medan

Persiapan terus dilakukan setelah menerima informasi bahwa akan dilaksankana Lomba Cerdas Cermat BMKG Wilayah I Medan yang kedua kalinya. Latihan terus dilakukan dengan seleksi sebagian dari anggota KIR SMA Negeri 15 Medan dan siswa yang memiliki potensi untuk dibina menjadi juara. Persiapan dilakukan dengan intensitas latihan 2 kali dalam seminggu hari Rabu dan Jum'at. Rencana awal hanya 2 tim yang dikirimkan dan ada informasi bahwa disuruh mengirimkan 3 tim untuk mengikuti kegitiatan ini. Bergerak cepat mencari siswa untuk dibina menjadi juara. 

Pelaksanaan LCC BMKG Wilayah I Medan ini dilaksankan pada 20-21 Maret 2013 di Kantor Balai Jalan Ngumban Surbakti No. 15 Sempakata Medan. Kegiatan ini dilangsungkan dalam rangka bagian dari Peringatan Hari Meteorologi Dunia yang jatuh pada tanggal 23 Maret yang ke 63.

Bahan terus dicari untuk materi lomba dari berbagai refensi. Dikirim melalui email, di print agar siswa menguasai materi lomba. Karena persaingan sangat ketat dari beberapa sekolah yang sudah terdaftar. Ada juara tahun lalu SMA Negeri 1 Medan dan SMA Methodist 2 dan sekolah lainnya. Prediksi awal itu yang berpotensi menjadi juara namun di perjalanan lomba SMA Methodits 2 harus kalah di babak penyisihan oleh SMA Ignatius. SMA Cahaya yang mengirimkan 2 tim memberikan pengalaman sama pada tim SMA Negeri 15 Medan untuk bertanding karena pada tahun sebelumnya sudah kalah di babak penyisihan dan semi final. Saat ini di Final harus bersaing dengan SMA Cahaya, SMA Negeri 15 Medan dan SMA Negeri 1 Medan. SMA Cahaya tahun ini yang menerima kemenangan menjadi Juara 1 dan Juara bertahan harus puas menjadi Juara 2. Sedangkan SMA Negeri 15 Medan menjadi juara 3. 

Di babak final, dari perolehan nilai SMA Cahaya unggul untuk soal mandiri, dan lontaran namun saling di babak rebutan persaingan semakin ketat. Kejar-kejaran nilai terjadi karena dalam babak ini soalnya begitu sulit dari tahun sebelumnya dan untuk soal hitungan SMA Negeri 1 Medan unggul namun untuk pertanyaan lainnya sedikit kesulitan. 

Perjuangan belum berhenti dan harus berhasil kemudian untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. SMA Negeri 15 Medan yang harus puas dengan Juara 3 dan menjadi kebanggan tersendiri, karena saat inilah KIR SMA Negeri 15 Medan mulai bisa berprestasi sejak didirikan pada tanggal 14 Desember 2012. Semoga prestasi-prestasi lainnya dapat menyusul pada kegiatan perlombaan lainnya. Piala, uang pembinaan dan tropy sudah diterima. Semoga ini menjadi motivasi bagi yang lain untuk berprestasi. Amin. 

Minggu, 27 Januari 2013

Ngeblognya Anggota KIR SMA Negeri 15 Medan

Rencana pelaksanaan kegiatan ngebognya anggota KIR beberapa kali terhambat beberapa kegiatan seperti jadwal Perekutan Anggota Baru gelombang II (18 Januari 2013) dan kepercayaan SMA Negeri 15 Medan kepada KIR nya untuk mengikuti kegiatan dari Menkokesra RI bekerjasama dengan Lembaga PPM USU yang dilaksanakan pada 25-26 Januari 2013 di P4TK. Kegiatan ini diundang panitia dari 5 sekolah yaitu SMA Negeri  4 Medan, SMK Pelayaran, SMA PAB 8, SMA Pancabudi dan SMA Negeri 15 Medan. 21 siswa dari anggota KIR berpartisipasi pada kegiatan tersebut.

Dengan hambatan itu, kegiatan belajar ngeblog tetap dijadwalkan pada tanggal 25 Januari 2013 walau hanya 4 siswa. 1 siswa sudah punya blog dan diperbaiki dan 1 siswa yang berhasil membuat blog baru. 2 siswa hanya memperhatikan cara membuatnya saja. Keterbatasan jaringan internet yang lemah dan hanya ada 2 modem+laptop maka itu saja yang dilaksanakan. Walau sedikit, sebuah revolusi baru anggota KIR harus bisa menulis di media blog pribadi. 

Nama blog yang diedit walau hanya bagian kecil saja karena sudah ada waktu Cecilia duduk dibangku SMP yaitu http://ceciliasagala.blogspot.com/ dan Natalia memiliki blog baru dengan alamat http://rainbow-natalia.blogspot.com

Dengan keberhasilan ini maka mereka memiliki kewajiaban untuk mengajarkan pada anggota lain yang berhalangan hadir karena ada kegiatan diatas dan juga ada jadwal renang untuk Mata Pelajaran Penjaskes. 

Walau hanya ini dilakukan, sebuah awal yang baik bagi mereka yang telah mau belajar dan berfikir untuk berkarya lebih baik untuk keunggulan dibandingkan siswa lain di SMA Negeri 15 Medan. Sukses untuk mereka yang telah berkarya. Oke

Minggu, 16 Desember 2012

TAPAK TILAS PIKIR DAN KIR SMA NEGERI 15 MEDAN


Salam CKI (Cerdas, Kreatif dan Inovatif)
Di atas rumut hijau, terhampar tikar terbentang sebagai alas duduk siswa/i SMA Negeri 15 Medan yang tergabung dalam KIR (Kelompok Ilmiah Remaja) melakukan kegiatannya PIKIR (Perkemahan Internal Kelompok Ilmiah Remaja) yang pertama. Pelaksanaanya dilaksanakan pada 14-16 Desember 2012 di Training Center Sayum Sabah (TCSS) Namorambe Kabupaten Deli Serdang. PIKIR sebagai kegiatan awal dan menetapkan terbentuknya secara resmi. Pada jam 16.00 WIB yang dihadiri oleh 22 siswa (8 laki-laki dan 14 perempuan) maka terbentuklah KIR SMA NEGERI 15 MEDAN. 

Kegiatan ini setelah mendapatkan ijin dari sekolah, banyak siswa yang memiliki keinginan untuk mengikutinya namun ada beberapa orang tak bisa ikut karena ijin dari orang tua tidak didapatkan. Namun sampai saat ini kegiatan masih berjalan. Cerita singkat didapatkan bagaimana BROTHER (panggilan sesama anggota), misalnya Denis maka dipanggil BRONIS, Joni dipanggil BROJO, Irma dipanggil BROMA. Banyak cerita untuk para bro antara lain, selama perjalanan menuju ke tempat kegiatan, mereka mendapatkan manggis gratis, bisa mengambil buah duku gratis, pesta durian, nasi gosong dan lain-lain. Selain itu berbagai kegiatan lain didapatkan seperti bermain games yang begitu mempesona dan tak terlupakan. Mandi di sungai bersama juga jadi kenangan para bro. Ada yang mandi dan lompat di ketinggian 5 meter. Asyik kegiatan mereka. Penelitian juga rencana dilaksanakan namun tertunda karena pemateri tidak datang. Hari ini kegiatan berlanjut.

Menyewa joglo yang dapat menampung untuk istirahat dan kegiatan malam digunakan seadanya, disinilah keakraban tumbuh. Inilah tampak tilas yang mengesankan dan selanjutnya banyak rencana kegiatan akan dibuat untu mereka.

Terima kasih untuk pada bro dan pembina dipanggil AYAH. Terima kasih untuk anak-anakku semuanya. Bangga jadi pembina untuk kemajuan mereka. Amin

CKI (Cerdas, Kreatif dan Inovatif)

Pembina