Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Januari 2015

Selasa, 13 Januari 2015

Rabu, 13 November 2013

AWAN MENDUNG BERWARNA GELAP


 

Awan warnanya seputih kapas. Air tak berwarna alias bening. Tapi mengapa awan mendung warnanya gelap, ya? Jawabannya karena menyerap cahaya dan tidak menyebarkannya.

Seperti kita tahu, udara di sekitar penuh dengan air dalam bentuk gas atau uap air. Nah, udara dingin naik ke atas lapisan atmosfer lebih tinggi dan menyebabkan uap air mengembun. inilah proses pembentukan awan. 

Partikel-partikel di atmosfer menghamburkan cahaya dari matahari, tata surya yang gelap, dan akhirnya menghasilkan warna biru pada langit. Jadi, langit berwarna biru karena faktor tersebut. Tapi tidak demikian dengan awan, ia tidak membiaskan warna biru melainkan menyebarkan semua warna cahaya sehingga akhirnya membentuk warna putih.

Untuk lebih memahami ini coba ingat pelajaran fisika tentang prisma warna. Warna putih yang diteruskan lewat prisma tersebut menghasilkan banyak warna pelangi. Begitulah kira-kira prinsip awan, ia mengumpulkan semua warna dan menghasilkan warna putih.

Demikian pula, karena awan menyerap semua cahaya, maka begitu uap air pembentuk hujan atau salju semakin banyak berkumpul, yang dihasilkan adalah warna gelap (kelabu). Ini terjadi karena begitu tebalnya lapisan air dalam awan tersebut. Berarti, semakin gelap awan yang kita lihat, semakin tebal dan tinggi air yang ada.

Sumber : http://www.apakabardunia.com/2013/11/mengapa-awan-mendung-berwarna-gelap.html
 

Rabu, 30 Oktober 2013

REGISTRASI PENDUDUK






Penduduk merupakan orang-orang yang menempati suatu wilayah yang bersifat menetap. Penduduk dapat diketahui dengan menghitung penduduk dan aspek kependudukannya dengan beberapa cara dilakukan. Sensus penduduk, Registrasi dan Survei.

Penduduk di suatu wilayah harus selalu melakukan registrasi tentang peristiwa kependudukan seperti kelahiran, kematian, menikah, migrasi dan lain-lain. Registrasi dibutuhkan karena data ini lebih unggul karena berdasarkan data yang masuk di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil di tingkat Kabupaten/Kota terutama data kelahiran dan kematian. Selain itu registrasi menikah dapat dilakukan di kantor KUA. Sedangkan migrasi (perpindahan) dapat dilakukan pencatatan di kantor imigrasi sehingga terdata penduduk yang keluar dan masuk dan yang melakukan proses perpindahan kependudukan.

Registrasi ini jika terkumpul, diolah dan dianalisa dapat dijadikan landasan dalam pengambilan keputusan perencanaan pembangunan. Begitu juga, dengan registrasi data lebih rinci, detail dan terkini akan diperoleh. Misalnya untuk pendataan ulang Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang saat ini bermasalah di setiap daerah. Faktor ini mungkin bisa terjadi karena registrasi yang ada tak pernah dilakukan ataupun dikelola oleh pengumpul data. Seandainya ini dilakukan maka DPT saat ini tidak bermasalah sampai berlarut. Hal ini terjadi masalah data dari Kementerian Dalam Negeri dan Komisi Pemilihan Umum yang tidak sikron. Kalau data berdasarkan data sensus dan data tersebut dilaksanakan jauh dari pelaksanaan sensus maka kemungkinan data itu sudah mengalami perubahan. Untuk itu registrasi ini sangat penting dilakukan yang dikelola oleh Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil yang berkoordinasi dengan kecamatan, kelurahan sampai di tingkat RT dalam pengambilan data secara rutin. 

Kalau registrasi ini berjalan maka betapa mudahnya dalam pengumpulan DPT atau melakukan perencanaan pembangunan yang berdasarkan aspek kependudukan. Oleh karena itu registrasi dilakukan secara kontiniu sehingga data terus benar dan tepat untuk digunakan



Sumber : http://www.bps.go.id/

Sabtu, 05 Oktober 2013

MENARIKNYA PRESENTASI


Suasana di pagi ini suasananya teduh dan dingin karena kemarin sore mengalami hujan deras hingga malam hari yang terjadi di Kota Medan. Namun di pagi ini membuat suasana berbeda karena kegiatan siswa yang presentasi dari hasil diskusinya pada minggu lalu. Materi yang didiskusikan menganai materi Prinsip dan Aspek Geografi. 

Materi ini merupakan materi awal pada kegiatan belajar geografi di kelas X Tahun Pelajaran 2013/2014 di SMA Negeri 15 Medan. Presentasi siswa ini sangat bagus karena selain dikerjakan di sekolah juga dikerjakan di luar sekolah secara berkelompok. Siswa ini membuat hasil diskusinya dibuat di Ms. Power Point dengan mengembangkan kemampuan yang didapatkan di sekolah sebelumnya. Saya yakin siswa bisa membuatnya karena sudah belajar di SMP atau belajar secara otodidak. 

Mengapa saya tugas kelompok siswa ini dikerjakan di PPt karena melihat, sebagian siswa di sekolah ini sudah banyak membawa laptop/notebook ke sekolah namun hanya untuk mengejakan tugas dari gurunya atau sekedar mendownload atau bermain games. Dari pada siswa punya laptop/notebook namun tidak dimanfaatkan secara optimal maka dilakukannya diskusi kelompok dengan memanfaatkan fasilitas yang ada. Dari beberapa siswa yang diajak berbicara, apakah ada sudah melakukan kegiatan ini sebelumnya, ternyata belum pernah melakukan seperti ini untuk di tingkatan kelas X, selain itu kerjaan yang disuruh juga monoton sehingga tidak menark. Misalnya mencari artikel namun harus diprint, dijilid dan banyak mengeluarkan biaya, padahal di sekolah ini sebagian siswa secara biaya tidak mampu melakukan seperti itu.

Dengan melakukan kegiatan yang melibatkan siswa untuk berkelompok maka diharapakan siswa bisa berbagai dan juga belajar langsung tentang program komputer sehingga ilmu yang didapatkan semakin baik tentang perkembangan teknik informasi dan komunikasi ini. Selain itu banyak siswa ketika belajar juga menggunakan hp untuk BBM an atau sms sesama teman-temannya, ini berakibat tingkat perhatian siswa terhadap materi berkurang. Untuk itu diskusi kelompok memanfaatkan TIK ini sangat bermanfaat.

Dari sekian kegiatan yang menarik diatas ialah, ketika siswa melakukan presentasi. Mengapa demikian karena dari kegiatan ini tampak siswa yang berani untuk berbicara di depan teman-temannya. Karena jumlah anggota kelompok ini berjumlah 4-5 orang, maka di dalam kelompok berbagi sesuai format presentasi yang disediakan, yaitu sebagai notulen, moderator dan penyaji. Banyak siswa yang tertarik dan berkomentar saat tampilan desktop kompternya tampil karena menampilan foto-foto pribadi yang punya laptop sehingga menjadi bahan komentar siswa ini. Selain itu didalam presentasi hasil diskusinya, foto kelompok juga harus ditampilkan dan menjadi media ekpresi siswa ini. Dan lebih menarik ternyata siswa ini hasil tampilan power pointnya sangat menarik untuk seusianya.

Di presentasi kelompok, maka ada tanya jawab dilakukan antara siswa dan kelompok presentasi. Namun untuk menguji keberhasilan dari presentasi maka yang presentasi juga akan bertanya pada siswa yang diinginkan untuk menjawab pertanyaan yang diajukan, bila siswa yang ditanya tidak bisa maka dilakukan hukuman yaitu dengan mencoret siswa dengan spidol memberi tanda silang sebagai sangsi tidak bisa menjawab. Ini dilakukan antara siswa yang presentasi dan yang mendengarkannya memperhatikan hasil diksusi yang dilakukan. 

Semoga disksusi ini menjadi menarik dan apalagi siswa menggunakan lasser pointer untuk memindahkan slide yang ada. Beberapa siswa bahkan menyajikannya secara bergantian sehingga memacu siswa untuk berani mengungkapkan apa yang ada di bahan presentasi. Dan daya nalar siswa juga berkembang. Selain itu siswa duduk seperti belajar seperti biasa dan hanya yang maju yang duduknya berkelompok. Semoga hal ini memberikan daya tarik pada siswa untuk berdisksui kelompok dan berani menyampaikan materi kepada teman-temannya.

Selama ini didapatkan siswa tidak berani bertanya, menjawab bahkan berbicara di depan teman-temannya di dalam belajar. Semoga kegiatan geografi ini membangkitkan siswa untuk berani untuk mengungkapkan pertanyaan, jawaban dan tanggapan di dalam diksusi kelas ini

Belajar dan terus memperbaiki agar kegiatan diskusi dan presentasi semakin menarik untuk kegiatan belajar siswa di SMA Negeri 15 Medan. Amin

Selasa, 17 September 2013

PENDEKATAN GEOGRAFI


Mengkaji objek geografi, maka dibutuhkan pendekekatan untuk memecahkan masalahnya. Oleh karena itu akan diuraikan pendekatan geografi.

PENDEKATAN KERUANGAN
1)Pendekatan Topik
Selama melakukan pendekatan topik tidak boleh melepaskan hubungannya dengan ruang yang menjadi tempat gejala. Berdasarkan landasan keruangan itu akan dapat dibandingkan karakteristik gejala disuatu daerah dengan gejala di daerah lain
2)Pendekatan Aktivitas Manusia
Digunakan untuk mendeskripsikan berbagai kegiatan manusia/kegiatan penduduk. Pengungkapan aktivitas penduduk ditinjau dari persebaran, interelasi, dan deskripsinya dengan gejala lain yang berkenaan dengan segala aktivitas.
3)Pendekatan Regional
Berarti mengkaji suatu gejala atau masalah dari sebuah region menurut tempat gejala atau masalah itu tersebar.
  Unsur-unsur yang selalu berhubungan dengan pendekatan dan analisis keruangan adalah jarak pola, site dan situasi, aksebilitas, serta keterkaitan

PENDEKATAN LINGKUNGAN
Geografi dan ekologi merupakan 2 bidang ilmu yang berbeda sehingga prinsip & konsep yang berlaku pada bidang tersebut juga berbeda
Geografi berkenaan dengan interelasi antara kehidupan manusia dan faktor fisik yang menghubungkan suatu region dengan region lainnya.
Adapun ekologi, khususnya ekologi manusia berkenaan dengan interelasi antara manusia dan lingkungannya yang membentuk suatu sistem ekologi/ekosistem

PENDEKATAN KOMPLEKS WILAYAH
Menelaah gejala/fenomena dengan menggunakankombinasi antara analisis keruangan dan analisis ekologi. Suatu wilayah dikaji dengan pengertian areal differentiation (anggapan bahwa interaksi antarwilayah akan berkembang karena adanya perbedaan).
Pendugaan wilayah (regional forecasting)
Perancangan wilayah (regional planning) merupakan aspek penting dalam analisis komplek wilayah
 
 


Rabu, 11 September 2013

BIOMA MUSIM


Hutan Musim adalah Hutan yang sifat-sifatnya dipengaruhi oleh perubahan musim. Hutan musim dipengaruhi oleh musim kemarau yang nyata, sehingga air merupakan faktor pembatas bagi pertumbuhannya. Hal ini mempengaruhi sifat hutannya yang sangat mengikuti pada perubahan dua musim, kemarau dan hujan. 

Pada daerah ekosistem hutan musim, curah hujan rendah sehingga jenis-jenis yang dapat hidup di daerah tersebut adalah jenis yang tahan terhadap kekeringan. Mekanisme fisiologis dalam mempertahankan diri terhadap kekeringan maka tumbuhan tersebut akan menggugurkan daun untuk mengurangi proses transpirasi atau penguapan air melalui daun.

Ciri-ciri umum Bioma musim :
  1. Iklim musim
  2. Tanah kering dan bermacam-macam jenis tanah
  3. Terdapat di pedalaman
  4. Hutan musim bawah terdapat pada ketinggian 2-1000 m dpl
  5. Hutan musim tengah atas terdapat pada ketinggian 1000-4000 m dpl
  6. Terdapat secara mozaik diantara hutan hujan di Jawa dan Nusa Tenggara
  7. Hutan ini memiliki cirri hanya dihuni oleh satu jenis tumbuhan ( homogen) dengan daun-daun nya yang meranggas ( gugur ) di musim kemarau. Jenis tumbuhan di hutan musim antara lain pohon jati dan cemara 
Fauna yg terdapat di hutan musim adalah: 
-Rusa 
-Babi hutan
-Harimau

Hutan musim juga mempunyai peranan yang sangat besar bagi bumi , yaitu : 
  • Pencegah banjir 
  • Penyimpan dan pengatur air tanah
    Pencegah
    terjadinya tanah longsor
     
  • Penghasil kayu-kayuan dan hasil hutan 
  • Pemupuk kesuburan tanah 
  • Sebagai faktor yang mempengaruhi iklim dan keindahan alam
Hasil Diksusi Kelompok 2 Kelas XI IPS-2

  • Achmed haffidzan
  • Arradzi
  • Dipa wicaksono
  • Danintia dwi putri
  • Maurizka
  • Yessy fadila lubis


 
 
 
 



 

Senin, 11 Februari 2013

Strategi Pembelajaran Materi Vulkanisme

 Gambar 1. Gunung Merapi Jawa Tengah

Materi vulkanisme pada semester II (dua) di kelas X, keinginan tahuan siswa sangat tinggi karena dari banyak pertanyaan muncul saat materi akan dibahas bahkan sampai selesai pembelajaran. Karena Kota Medan merupakan dataran rendah dan untuk mencapai dataran tinggi butuh waktu sekitar 1 - 3 jam perjalanan dengan kendaraan roda dua atau empat untuk mencapainya. Keberadaan gunung dengan lokasinya yang jauh dan berada di sekitar dataran tinggi atau berada di sekitar Bukit Barisan menjadi daya tarik. Siswa hanya bisa melihat dari TV atau surat kabar namun secara langsung sulit dicapai. Rasa takut menjadi pengahalang untuk mengetahui secara dekat keberaan gunung berapi yang ada di Sumatera Utara.

Gambar 2 : Gunung Sibayak Sumatera Utara

Dengan mengilustarikan seperti "orang yang muntah" atau "orang ketika buang air besar" maka lebih mudah untuk difahami. Seperti magma yang akan keluar permukaan bumi seperti halnya dengan orang muntah. Magma akan keluar ke permukaan bumi karena tekanan yang tinggi sehingga bisa keluar, begitu juga dengan orang yang BAB, maka akan keluar karena tekanan yang ada di dalam perut. 

Material yang dikeluarkan akan berbentuk gas, padat dan cair pada gunung meletus, begitu juga dengan orang muntah dan BAB akan mengeluarkan material yang sama. Maka hal ini akan mudah difahami oleh siswa. Karena untuk datang langsung melihat objek gunung butuh waktu dan biaya yang lebih besar. Atau juga dapat diilustrasikan proses keluarnya magma dari perut bumi seperti tempat air yang ditekan akan keluar air yang ada didalamnya tergantung pada tekanan yang diberikan ketika menekan wadah/tempat air tersebut. 

Alternatif-alternatif untuk menggantikan objek ini, akan lebih mendekatkan pada peningkatkan pepahaman siswa pada materi vulkanisme.

Selasa, 22 Januari 2013

Surat Kabar Terbitan Hari ini Jadi Media Pembelajaran Esok Hari

Berlangganan surat kabar terbitan nasional, banyak keuntungannya bagi yang hobi membaca untuk mendapatkan informasi terkini dan tingkat keilmiahannya sangat tinggi. Berlangganan surat kabar ini dimulai bulan ini yang diantar ke rumah setelah lama berhenti berlangganan semenjak akan menikah di tahun 2011. Kebiasaan membaca dari halaman belakang memberikan suasana berbeda dari pembaca biasanya. Karena dibagian belakang biasanya banyak memuat informasi dan iklan yang penting didapatkan dan sifatnya ringan dibandingkan dibagian awal surat kabar tersebut.

Setelah membaca sekian lama surat kabar ini dimalam ini, saya mendapatkan topik yang sedang menarik dari kejadian bencana banjir yang melanda DKI Jakarta dan sekitarnya. Setelah melihat rubrik IPTEK terdapat bahasan surat kabar tersebut yang terkait dengan materi pembelajaran geografi di kelas XI IPS untuk semester II ini. Materi tersebut adalah Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup. Dibaca secara cermat dan dipotong gunakan cutter dan rencana esok hari akan di foto copy dan dibagiakan ke siswa bertepatan les mengajar ada di kelas XI IPS. 


Bahasan ini akan menjadi materi diskusi, karena sesuai dengan materi dan metode yang ada di RPP. Alangkah senangnya saya dan berharap siswa akan termotivasi untuk membahasa materi ini. Selain terkait di materi juga akan mengali pengetahuan dan tingkat keingintahuan tentang materi sangat tinggi. Diungkpan tentang masalah, realita di masyarakat dan solusi yang ada.

Selain itu juga didapatkan materi tentang SDA pada pembahasan Minyak Bumi dan Gas dihalaman berikutnya. Begitu lengkap isi dari surat kabar ini pada hari ini untuk dijadikan materi esok hari. Guru harus memfasilitasi siswa untuk belajar dalam mencapai tingkat berfikir yang tinggi dan dapat mengambil keputusan bagi permasalahan yang ada disekelilingnya. 

Alangkah bahagianya, ketika membaca akan membuka ide baru dalam mengajar yang kreatif, menyenangkan,, bermanfaat kekinian. Semoga ini menjadi media pembelajaran esok hari yang efektif dan efisien bagi siswaku.

Semoga berhasil mencapai untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Amin


Wassalam

Sofyanto